Jan 8, 2012

Posted by in Cerita Motret | 13 Comments

Pagi di Kenjeran

Kali ini berbahagia sekali ketika bangun jam 03.45. Sesuai dengan jadwal kalau sehabis subuh akan ke Pantai Kenjeran untuk belajar motret sunrise alias matahari terbit. Sambil menunggu adzan subuh, kendaraan saya siapkan dan cek lagi peralatan yang akan saya bawa ke salah satu tempat wisata di Surabaya itu.

Setelah subuh saya baru berangkat menuju Kenjeran. Konon ada Kenjeran Lama dan Kenjeran Baru. Saya mampir dulu di Kenjeran Baru. Ada sedikit keanehan karena baru pertama kalinya saya ke Kenjeran masih dalam suasana gelap. Belum terlihat nuansa merah nun di sebelah Timur sana. Saya pun bertanya. Jawabannya baru tersadar kalau memang langit mendung. Wealah … kelihatan banget semangatnya kok ya sebelumnya di rumah gak lihat cuaca terlebih dahulu. thumbs down

Akhirnya saya menuju ke Kenjeran Lama. Ternyata banyak juga yang mau foto-foto di sana. Saya dikasih tahu sama petugas jaga yang baru saja siaga. “Wah cuacanya lagi kurang mendukung, Pak”, katanya. Gak apa-apalah saya pikir, sambil lihat-lihat suasana. hee hee

Sayapun masuk dengan membayar tikel Rp 6.000,- termasuk parkir dan memilih beberapa anjungan yang menjorok ke laut. Namun kebetulan kondisi laut lagi surut sehingga terlihat parkir di atas pasir beberapa perahu kecil yang biasa mengantar wisatawan keliling dan ke Pulau Pasir.

pantai kenjeran lama

Saya motret dari atas anjungan, andai dari bawah .. lumayan kali yah hee hee

Walau mendung, bagi saya Tempat Wisata ini masih memberikan keindahan. Sayapun menjepret beberapa dan lirak-lirik melihat lokasi. Harus tanggap kelak karena banyak burung yang lewat. Saya masih kurang sigap he he.

Hanya sebentar saya di Kenjeran Lama, saya bergegas pulang karena ada khawatir juga tiba-tiba hujan datang. Biarlah besok kalau terlihat langit tidak mendung atau cerah .. saya akan kembali. semangat!

  1. udah nebak pagi ini pasti ada klayapan rolling on the floor

    besokbesok masih ada waktu coba lagi kang.

    ttg warna biru ini, menurut aku lebih menyenangkan melihat fotofoto dengan latar template putih. entah ini selera aku saja lho kang. Mata rasanya mulai kurang bersahabat nih. big grin

    GeMot, ighh imut banget namanya.
    cakeplah!

    • Iya Bun … seru juga, katanya hampir tiap pagi pasti ada yang motret di sono hee hee

      Siap .. saya juga ragu neh … lagi nyoba2 yang ada featurenya templatenya.
      Trims supportnya happy

      • heleh lgsg ganti..
        template yang biru bagus tapi warnanya itu kang
        sebaiknya tetap cari yang latar putih.

        yang model begitu apa gak ada yg putih, kang..?
        *emangnya beli sepatu, sedia segala warna.

        ——–
        Soalnya bener juga Bun pengaruh ke warna foto jadi beuleukbeuk wkwkwkwk
        Ini saya susah ganti warnanya … miskin ilmu code
        laughing

  2. Sayang cuaca kurang mendukung ya, besok2 aku ikut kalo mau motret lg di Kenjeran.. big grin

  3. hayyah……Kang Saka gayane melu melu ….
    di jadiin model sama Kang Yayat aja gak mau …. beugh sad
    salam

  4. Kang Yayat, menurut pengalaman saya dulu kalo mau motret sunrise atau sunset ajibnya mah pas musim kemarau, semburat merah mataharinya itu lho, nggak ada yang ngalahin happy

  5. saya idem sama tukang poto…hehehe

Trackbacks/Pingbacks

  1. Sulitnya Memotret Potrait | Getol Moto - [...] ke Kenjeran karena dua hari ini masih mendung tidak lantas saya berhenti memotret. Saya coba memotret potrait [...]
  2. Kenjeran Park Surabaya | Blogger Pemula Post - [...] mulai 5 – 20 orang sehingga kita bisa melihat beberapa tempat indah yang bisa dikunjungi, Kenjeran Lama dan Pulau ...

Leave a Reply